Sekolah Vokasi Universitas Pakuan

Program Studi Diploma Tiga Manajemen Perpajakan

Ahli Madya Perpajakan adalah sebutan profesi bagi Lulusan Sekolah Vokasi Universitas Pakuan pada Program Diploma Tiga Manajemen Perpajakan. Profesi kebanggaan ini bernilai tinggi dikarenakan kemampuan praktisnya dalam menangani dan mengelola administrasi perpajakan Indonesia. Bagaimana tidak, Pajak merupakan tulang punggung pendapatan bagi APBN negara kita. Sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, serta telah dibekali dengan pendidikan yang tepat akan mampu menjadikan bangsa Indonesia maju, cerdas, dan disegani dalam mengemban amanat pajak sebagai kekuatan ekonomi nasional. Melewati masa pendidikan selama 3 (tiga) tahun di Sekolah Vokasi Universitas Pakuan, khususnya pada Program Diploma Tiga Manajemen Perpajakan, merupakan waktu yang singkat. Tidak lama dan mengalir tidak terasa. Tiga tahun kemudian, lulusan telah siap terjun ke masyarakat untuk mendarmabaktikan dirinya sekaligus meraih masa depan gemilang. Jangan sia-siakan waktu muda. Peluang dan kesempatan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Tidak takut menghadapi persaingan dunia kerja. Karena yakin dengan bekal ilmu dan pengetahuan praktis yang siap dipergunakan di dunia industri dan dunia kerja.

Kegiatan Mahasiswa

Selamat datang para calon punggawa pajak! Di tengah semangat PKKMB Sekolah Vokasi yang membara, kalian kini memasuki babak baru sebagai bagian dari Manajemen Perpajakan. Ini bukan sekadar jurusan, melainkan gerbang untuk menjadi ahli strategis yang akan mengawal pembangunan bangsa melalui sistem perpajakan yang adil dan efisien. Di sini, kita akan belajar tidak hanya teori, tetapi juga praktik nyata, menguasai regulasi, dan memahami dinamika bisnis dari sudut pandang pajak. Selamat datang di keluarga besar Manajemen Perpajakan, tempat kita akan dibekali untuk menjadi profesional yang andal, teliti, dan berintegritas. Mari kita jadikan PKKMB ini sebagai langkah awal yang penuh makna untuk masa depan yang gemilang.

PERJALANAN AKADEMIK

Membangun Pondasi Kokoh Untuk Mencapai Ahli Madya di bidang Manajemen Perpajakan

Pondasi dibangun di Sekolah Vokasi guna memastikan perjalanan mahasiswa menjadi Ahli Madya senantiasa berkelanjutan, berdampak dan berdaya saing tinggi di dunia industri dan dunia kerja.

SEMESTER 1

Semester ini merupakan fase kritis dimana mahasiswa mengawali perjalanannya di fase pendidikan tinggi berketrampilan. Secara bertahap pembentukan mindset diarahkan dengan dibangunnya pondasi untuk menjadi Ahli Madya. Kompetensi di bidang keilmuan perpajakan mulai diperkenalkan. Hasil yang diharapkan pada tahap ini adalah penguasaan dasar kompetensi dan persiapan untuk memasuki ekosistem keahlian perpajakan.

SEMESTER 2

Sejalan dengan terfokusnya perhatian pada capaian pembelajaran dasar kompetensi kemudian ditingkatkan ke arah kekhususan kompetensi dengan mulai mempelajari mata kuliah – mata kuliah yang lebih spesifik. Dilanjutkan dengan secara bertahap mulai mempelajari aplikasi maupun sistem informasi yang menjadi tulang punggung digitalisasi perpajakan. Hasil yang tentunya diharapkan pada semester ini adalah mulai terbentuk sikap profesionalisme serta penguasaan kompetensi perpajakan terbangun.

SEMESTER 3

Dua semester yang telah dilalui akan menghasilkan kemampuan daya analitikal terhadap pemecahan masalah pada problem tingkat menengah.. Sejalan dengan berkembangnya daya analitikal tersebut, keterampilan praktis pada pemecahan masalah berpusat pada kemampuan memberikan solusi secara komprehensif. Perolehan pembelajaran pada kelas-kelas praktikum semakin melatih daya nalar menyelesaikan suatu masalah sebagai bagian dari suatu sistem yang dicarikan solusinya secara praktis. Dengan tetap berlandaskan pada ketentuan dan peraturan yang berlaku.

SEMESTER 4

Kapasitas diri mahasiswa mulai terbentuk menjadi seseorang profesional. Dimana kemampuan dalam membuat keputusan semakin menguat didasarkan pada semakin banyaknya praktikum pembelajaran yang diperoleh. Mata kuliah khusus semakin padat. Pada semester ini mahasiswa dituntut untuk mengasah kemampuan mensintesis berbagai aspek perpajakan menjadi pemahaman yang lebih utuh sehingga memiliki kapasitas menyelesaikan administrasi dan teknis perpajakan dengan tepat. Pembekalan yang cukup pada semester ini agar praktik kerja magang industri pada semester berikutnya akan siap secara mental. Hasil yang tentunya diharapkan pada semester ini adalah sikap profesionalisme serta penguasaan kompetensi perpajakan pada tingkat menengah telah dicapai

SEMESTER 5

Mahasiswa mulai dibimbing untuk memasuki praktik kerja magang industri di institusi maupun entitas sektor publik atau sektor komersial. Namun demikian, beberapa mata kuliah masih diberikan melalui pembelajaran di kelas. Perkuliahan secara hibrid diperlukan guna mengharmonisasikan pelaksanaan praktik magang dimana mahasiswa masih berada di tempat pemagangangannya paralel melaksanakan pembelajaran mata kuliah. Pada semester ini sikap tanggung jawab mahasiswa dan profesionalismenya terbentu melalui karakter yang ditunjukkan pada pelaksanaan magang industri dan perkuliahan. Hasil yang diharapkan adalah pembuktian diri pada pencapaian kompetensi.

SEMESTER 6

Tahap terakhir yang masih harus dilalui. Setelah mengikuti pemagangan yang intensif dengan mendapatkan banyak pengalaman luar biasa. Dan juga telah lengkapnya bekal kompetensi perpajakan yang dipelajari baik di ruang kelas maupun di tempat magang. Selanjutnya adalah menyusun Tugas Akhir dengan bimbingan Dosen-dosen Akademisi-Praktisi untuk menciptakan kemampuan menulis, melaporkan, dan mempresentasikan baik pada Sidang Proposal Tugas Akhir maupun pada Sidang Tugas Akhir. Kewajiban mengikuti Uji Kompetensi yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Kompetensi akan melengkapi ketrampilan praktis sebagai Ahli Madya di bidang Manajemen Perpajakan.